Minggu, November 30, 2008

Saat Diam jadi Pilihan

http://lombapuisi.plasa.com/index.php?section=galeri&act2=puisi&id=288

Dan Kata-kata yang terucap hanya jadi umpatan sambil lalu
Aku memilih diam
Aku memilih sampaikan semua teriakan pada kalbu yang terus menangis

Gunung marah
Lautan meronta
Tanah mengamuk
dan Udara terus sampaikan keheningan yang menusuk

Tiap putaran mayapada genap mengelilingi sang surya
aku berteriak, Merdeka!

Dan aku dapati diriku yang terus berteriak
Tanpa makna
Tanpa hakikat
Karena aku memilih untuk diam
Tiap kali kasih-Nya harus tercampakan di hamparan pertiwi ini

Tidak ada komentar: