Di depan kasir satu,
Mataku terpaku
Aku tercekat pada kenyataan sederhana
Sebuah nota di tanganku
di antara coretan-coretan angka, tanda persen dan kode-kode yang maknanya aku tak tahu
Sepenggal kata tertulis manis di sudutnya
BISMILLAH di sudut nota itu
terkumpul bersama poin-poin yang mesti menyatu
Mungkin akan membawa bahagia di dalam rumahnya
BISMILLAH di sudut nota itu
Dan aku tahu
Bahwa Engkau selalu hadir di tiap jiwa