Kali ini di atas tujuh nol enam satu
sendiri masuki kota jayabaya sang prabu
berlalu berteman lagu-lagu
Berdendam, melalui malamku
Jejaring maya alihkan hari-hari sulit
Meski benang-benang masih melilit
berharap ada tempat untuk menjerit
Untuk sekedar mengurai jejak yang sakit
Ada tawa yang mengurai bahagia
Ada haru yang mengurai rindu
pun gundah yang terbawa gelisah
Dan khawatir atas kenyataan yang terus terpikir
Dalam penuh keyakinanku akan hadirMu
di jiwa tiap mahluk-mahlukMu
Aku berusaha penuhi harapMu
Untuk tersenyum menerima semua titahMu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar