Rabu, April 06, 2011

Laguku tak lagi bernyanyi

Duduk di sebuah bangku tanpa sandaran

Lelaki yang berdendang diam, namun pelan

Sajikan ironi-ironi untuk sekedar melengkapi hidupnya


Dan, hai ... Aku hanya sempat menyaksikan ia melambaikan tangannya

Entah, aku tak tahu bilakah ia telah menyerah dan hentikan nyanyian diamnya

Atau sekedar membiarkan ironi-ironi untuk ia bagikan dengan senyumnya yang sepi


Semakin terkantuk aku untuk menyelami rasa ingin tahu

Ketika ia tersadar pada sekitarnya yang telah hening

Ia bernyanyi kembali, masih dalam nyanyian yang diam


Kali ini sayup nadanya tersampaikan

Meskipun getir, laguku teruntai manis dalam nyanyian diamnya

Dan aku tahu terlalu sulit bagiku untuk nyanyikan kembali


Aku hanya memberikan senyuman untuk laguku yang tersampaikan

Meski lagu itu tak lagi bernyanyi

Dan tersampaikan damai di dalam diam

Tidak ada komentar: